Jumat, 24 Juni 2016

Stimulasi Untuk Memaksimalkan Otak Si Kecil

IGNIPLEX - Blogger Premium Template Simple and Clean

Baca Juga

Perkembangan otak si kecil memang merupakan suatu proses yang kompleks. Yang tidak hanya membutuhkan asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang sebagai “bensin”-nya, Karena perkembangan sistem saraf juga memerlukan rangsangan yang tepat agar dapat berkembang semakin banyak dan pesat.

Stimulasi Untuk Memaksimalkan Otak Si Kecil


Stimulasi Untuk Memaksimalkan Otak Si Kecil

Stimulasi yang dibutuhkan untuk perkembangan otak anak pun harus dilakukan sejak dini. Hal ini telah dinyatakan oleh berbagai penelitian.

Pada satu tahun pertama kehidupan merupakan masa emas untuk perkembangan otak anak. Otak sudah mulai dibentuk dan berkembang dengan pesat sejak masih dalam kandungan. Oleh karena itu, sebagai ibu adalah orang yang paling dekat dan paling lama berada bersama sang janin, Bunda memiliki peranan penting dalam melakukan stimulasi untuk perkembangan otak si kecil.

Bunda harus mampu mencukupi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan sang bayi selama dalam kandungan, serta menjauhi rokok, alkohol, dan obat-obatan tertentu yang dapat memberikan dampak negatif terhadap perkembangan otak anak sejak dalam kandungan.

Sewaktu bayi lahir ke dunia, pertumbuhan otak si kecil belumlah selesai dengan sempurna. Seratus miliar sel saraf tersebut masih memerlukan perkembangan untuk saling membentuk sinaps (sambungan antar sel saraf) agar dapat berfungsi dengan baik. Jadi jika perkembangan tersebut berjalan dengan baik, sehingga pada usia tiga tahun anak sudah memiliki rata-rata seribu triliun sinaps.

Stimulasi yang diberikan dan interaksi orang tua dengan anak berperan penting dalam perkembangan kognitif Si Kecil pad waktu yang akan datang. Sewaktu bayi masih kecil, Bunda dapat memberikan stimulasi kasih sayang seperti menyentuh, memeluk, menggendong, berbicara, bernyanyi,  membacakan cerita, dan lain lain.

Karena semakin anak besar, interaksi orangtua-anak akan semakin berkembang dan dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk.

Yang perlu diketahui, kualitas maupun kuantitas interaksi orangtua-anak merupakan salah satu hal yang penting, sebagai salah satu cara untuk memaksimalkan perkembangan otak Si Kecil. Interaksi tersebut dapat dipraktekan dengan cara yang positif, contohnya sebagai berikut:


  • Pastikan agar Si Kecil slalu merasa aman, disayang, dan meyakini bahwa ia dapat mengandalkan orangtuanya. Meskipun demikian, anak harus diajarkan tentang disiplin, kepercayaan diri, dan dapat membedakan antara kebebasan dan batasan.
  • Kenalkan Si Kecil terhadap dunia luar melalui buku, musik, dan mainan yang tepat sesuai usia.
  • Jalinlah komunikasi yang baik dan berkesinambungan dengan anak
  • Melatih kemampuan motorik kasar anak, serta kemampuan motorik halus anak selama masa emas (antara 0-9 tahun) telah diteliti memiliki dampak signifikan bagi perkembangan otak anak secara keseluruhan
IGNIPLEX - Blogger Premium Template Minimalis Dua Kolom

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya